Selasa, 01 April 2014

Game Flappy Bird





“History Developer
Flappy Bird dibuat oleh Dong Nguyen, pemuda 29 tahun asal Hanoi, Vietnam. Sepak terjang yang dilakukan pemuda asal hanoi ini memang tidak hanya pada flappy bird namun sebelumnya ia telah membuat sejumlah game di iOS dan game flash lainnya di bawah naungan nama Gears Studios, yang bukanlah nama sebuah perusahaan, melainkan hanya Nguyen seorang yang berada dalam Gears Studios.
Tak banyak yang tahu kapan Flappy Bird “dipublish”? Kapan unduhan game ini mengalami peningkatan? Kenapa Nguyen mendadak populer secara alamiah tanpa perantara apapun? Berapa income yang dihasilkan dari Flappy Bird? Mengapa pula game ini akhirnya “ditarik” oleh Nguyen Sendiri. Ini merupakan pertanyaan yang patut nya kita ketahui agar kita dapat termotivasi dengan history dari pengembang game populer “Dong Nguyen”. Yuk Kita Tengok Sebentar !!
Ada sebuah situs teknologi Mashable melacak sejarah “Publishnya” hingga “Ditariknya” Flappy Bird dari akun Twitter milik Nguyen. Ternyata banyak data yang tertinggal yang kemudian data tentang Flappy Bird juga didapatkan oleh Topsy, hingga perusahaan analisis aplikasi Distimo dan App Annie.
“Kelahiran”
Asal-usul Flappy Bird mulai muncul dan terlihat pada tanggal 6 November 2012. Pada Saat itu, Nguyen membagikan gambar di Twitter tentang game yang sedang ia sedang kerjakan.


Karakter burung di sebelah kiri gambar menjadi cikal-bakal karakter utama Flappy Bird
(sumber: margatekno.com oleh @Fiqihismawan)
Jika Kita melirik pada sisi kiri gambar di atas, kamu akan melihat burung yang kemudian menjadi karakter utama dalam Game Flappy Bird. Namun, kala itu pemuda asal Hanoi itu tidak menyebut judul game apa yang sedang ia buat.
Kemudian pada tanggal 29 April 2013, Nguyen kembali membagikan sebuah gambar dari sebuah game yang dibuatnya dengan judul “Flap Flap” untuk jenis platform Apple iOS. “Game baru yang sederhana, yang bernama Flap Flap,” tutur Nguyen di kicauan Twitter-nya kala itu.




Flappy Bird mulanya bernama Flap Flap
(sumber: margatekno.com oleh @Fiqihismawan)
Flap Flap kala itu mengadopsi gaya visual permainan yang diusung Nintendo. Nguyen mengaku menyelesaikan game ini hanya dua hari.
Sebulan berlalu sudah. Ternyata, nama aplikasi Flap Flap tersebut sudah ia publish pada toko aplikasi Apple, yakni App Store. kemudian Nguyen mengganti nama game tersebut menjadi Flappy Bird pada 24 Mei 2013.
Pada saat itu juga ia berkicau pada twitter akun miliknya tentang  pencapaian skor tertinggi yang diraihnya pada permainan  Flappy Bird kepunyaannya, yaitu skor 44, sambil memberi sedikit tautan sebuah ajakan untuk mengunduh aplikasi tersebut pada App Store.
Dalam jarak antara tanggal 25 Mei hingga 31 Oktober 2013, Flappy Bird hanya mendapatkan 13 ulasan dari kebanyakan user. Kebanyakan ulasan yang diberikan oleh user kepada flappy bird semua bisa dikatakan apa adanya karena mereka menganggap game ini biasa saja. Pendek kata, bahwa user tidak meluangkan waktu besar untuk menulis ulasan Flappy Bird dengan sepenuh hati mereka.
Pada masa-masa tersebut, Nguyen terlihat tidak aktif di Twitter karena ia ingin fokus tuk mengembangkan kembali game buatannya kala itu. Kemudian Nguyen memperbarui Flappy Bird pada September 2013. Namun, permasalahannya game ini masih mengalami beberapa bugs.
Kala itu Flappy Bird masih “biasa-biasa saja dan tidak begitu istimewa” dalam waktu enam pekan. Kemudian, sesuatu yang mengejutkan mulai terjadi disini. Menurut data analisis aplikasi  yakni menurut App Annie, Flappy Bird masuk urutan ke-1.469 dari kategori aplikasi “Keluarga” pada tanggal 29 Oktober 2013 di App Store nya IOS, yang berarti itu adalah game keluarga paling populer di App Store di urutan ke-1.469 untuk wilayah Amerika Serikat (AS).
“Kali pertama muncul di Twitter dari pengguna Flappy Bird”
Beberapa hari kemudian, nama Flappy Bird muncul pertama kali di Twitter dari seorang pengguna, selain Nguyen. Yakni pengguna bernama Alexiss dengan akun @alexisbaskervil melontarkan sebuah kicauan pada 4 November 2013, yang menggambarkan Betapa kesalnya ia bermain Flappy Bird.
Pada tanggal 14 November, urutan Flappy Bird tiba – tiba naik menjadi posisi ke-1.368 di App Store nya IOS wilayah AS, (menurut data dari App Annie).
Setelah itu, game ini terus naik posisi peringkat ke-393 dalam kategori keluarga. Permainan ini mulai mendapatkan respon yang baik dari user. Jumlah ulasan yang dimiliki pun juga meningkat. Flappy Bird berhasil mendapatkan 20 ulasan pada bulan November. Banyak dari mereka yang menyatakan hubungan antara cinta dan benci dengan Flappy Bird ketika mereka menggunakan game tersebut.
Salah satu ulasannya adalah “Saya memiliki hubungan cinta/benci dengan permainan ini, dan sangat adiktif. Ini adalah permainan besar. Saya tidak bisa melewati 15,” tulis seorang pengguna dengan subyek ulasan “Love/hate/live”.
“Mengalami Peningkatan”
Pada tanggal 3 Desember 2013, Game Flappy Bird berhasil masuk ke urutan ke-74 di kategori keluarga dan urutan ke-395 dalam kategori game di App Store wilayah AS. Kemudian Nguyen kembali memakai Twitter pada 11 Desember 2013. Dia membalas banyaknya mention dari user yang menginginkan Game Flappy Bird hadir untuk jenis platform Android.
Game Flappy Bird terus mengalami peningkatan, naik terus ke urutan posisi ke-259 untuk kategori aplikasi gratis di AS, urutan posisi ke-80 untuk kategori game di AS, dan peringkat posisi ke-14 untuk kategori keluarga.
Pengguna Twitter mulai melontarkan kicauan tentang Game Flappy Bird, mereka membuat gambar olahan (meme) bernuansa lucu – lucu yang menggambarkan emosi atau kefrustrasian mereka memainkan Game Flappy Bird. Nguyen melakukan retweet beberapa gambar. Salah satunya ini :



Gambar olahan bernuansa lucu (meme) yang menggambarkan ekspresi pengguna saat memainkan Game Flappy Bird
(sumber: margatekno.com oleh @Fiqihismawan)
Ulasan yang terpampang tentang Flappy Bird di App Store meningkat drastis, bisa mencapai 20 ulasan per hari. Ada pengguna yang memberi peringkat satu bintang hingga lima bintang. Kebanyakan dari mereka mengatakan pendapat yang lebih kurang menyatakan, “Saya benci permainan ini, tetapi tidak bisa berhenti bermain.” permainan ini memang menjadi candu tersendiri bagi para penggunanya.
“Kesuksesan”
Popularitas yang diperoleh Game Flappy Bird terus meroket pada bulan Januari 2014. Tepatnya 10 Januari 2014, game ini mencapai prestasi yang gemilang, berhasil masuk daftar top 10 di App Store wilayah AS sana.
Untuk dapat masuk dalam daftar posisi top 10 aplikasi di App Store wilayah AS merupakan hal yang sulit bagi para Developer/pengembang. Nguyen hanya cukup menjawab pertanyaan yang kerap dilontarkan kepada dirinya tentang apa yang telah dilakukannya selama ini untuk meningkatkan sebuah popularitas Game yang dibuatnya yakni Flappy Bird, dan dia menjawab, “Saya Tidak melakukan promosi Apapun.” ujar Nguyen.
Sejak tanggal 13 Januari 2014, tingkat pengunduhan Flappy Bird tumbuh menjadi 136 persen dari hari ke hari. Menurut perusahaan analisis aplikasi Distimo, Game Flappy Bird menjadi aplikasi gratis nomor 1 di App Store wilayah AS pada 17 Januari 2014. Pencapaian yang luar biasa yang dilakukan Nguyen saat itu.
“Flappy Bird Hadir di Platform Android”
Setelah sukses di platform iOS, Nguyen mengumumkan bahwa Flappy Bird tersedia di platform Android pada 22 Januari 2014. Hanya dalam waktu sepekan, Flappy Bird menjadi aplikasi paling banyak diunduh di Google Play Store. Luar Biasa !!!
Sejak saat itu pun, Flappy Bird ramai dibicarakan di media sosial dan media massa. Media besar sekelas Forbes dan Time saja membuat sebuah artikel dalam website nya yang mengulas Game Fenomenal Flappy Bird. Di Twitter, ada sekitar 500.000 pembicaraan tentang Flappy Bird pada 25 Januari 2014, menurut data dari Topsy. Pada tanggal 1 Februari 2014, Flappy Bird menjadi game gratis nomor wahid di App Store di 53 negara. Akun Twitter resmi App Store sendiri sampai melontarkan kicauan di twitter akunnya tentang Game Fenomenal ini ;





Apple App Store komentari Game fenomenal Flappy Bird
(sumber: margatekno.com oleh @Fiqihismawan)
Menanggapi hal ini Nguyen Mengatakan kepada blog teknologi TechCrunch, “Bahwa saya tidak tahu bagaimana Game saya bisa begitu populer seperti itu. Sebagian besar pengguna saya adalah anak-anak yang duduk di bangku sekolah, “Ujar Nguyen”. Saya ingin mengucapkan banyak terima kasih untuk mereka yang memainkannya dan saya hanya ingin berbagi kepada orang lain, itu saja.”
“Populer dengan cara alami”
Banyak Developer aplikasi yang mempertanyakan kesuksesan Flappy Bird. Sulit bagi mereka untuk percaya bagaimana mungkin game sesederhana ini bisa merajai tangga peringkat game gratis di toko aplikasi App Store dan Play Store. Timbulah sebuah pernyataan yang memfitnah terhadap kesuksesan yang diraih oleh Nguyen tersebut bahkan ada yang mengatakan, Nguyen mengeluarkan uang untuk meningkatkan jumlah unduhan, atau menggunakan teknik saling promosi untuk menarik perhatian pengguna. Sampai ahli pemasaran aplikasi yakni Carter Thimas berspekulasi, keberhasilan Flappy Bird diraih karena sebagian ulasan yang ditinggalkan itu dilakukan oleh botnet.
Sekali lagi, bahwa Nguyen mengatakan, ia tidak punya sepeser pun sumber daya untuk melakukan promosi. Yang bisa ia lakukan hanya mengunduh game ini ke toko aplikasi App Store dan Play Store.
Pengguna Flappy Bird tampak menyukai game ini karena alasan psikologis. Ini memang game yang sederhana, tetapi membuat candu, terlebih lagi dengan adanya persaingan mendapatkan skor tertinggi di lingkungan pengguna. Menurut Kami Team Margatekno Bahwa keberhasilan ini mucul karena ide Nguyen itu sendiri, Sebab Ide itu tidak ternilai harganya, Sekali Lagi Kami Katakan Kepada Anda Semua Bahwa Ide itu tidak ternilai harganya.
Seorang yang bernama Zach Williams sempat menganalisis angka-angka di balik Game Flappy Bird sebelum permainan ini dihapus pada App Store nya IOS dan Play Store nya Android. Dalam database Williams, terdapat 68.000 ulasan yang ditulis oleh pengguna Game Flappy Bird. Setelah melihat data dari Williams, tuduhan ulasan palsu yang ditujukan kepada Nguyen ternyata tidaklah benar adanya. Ulasan yang ditulis untuk Game Flappy Bird adalah alami ditulis oleh para penggunanya.
“Harga sebuah Ide dan kesuksesan”
Nguyen mengatakan kepada blog teknologi The Verge, Game Flappy Bird telah menghasilkan income sebesar 50.000 USD atau sekitar Rp 600 juta per hari dari hasil iklan-iklan yang muncul pada game tersebut. Luar Biasa !!!
Sejak adanya pernyataan itu, akun Twitter Nguyen makin sering diusik oleh pengguna, pengembang, hingga pengamat. Mulanya ia menanggapi pertanyaan dengan kata-kata diplomatis dan humoris. Namun, lambat laun, Nguyen merasa hidupnya yang sederhana itu terganggu dengan adanya usikan  tersebut. Nguyen mengatakan, ia menerima kicauan yang bernuansa kebencian, ancaman kematian, hingga pelecehan yang berulang kali terjadi.




Dong Nguyen, pencipta game Flappy Bird di kedai kopi di Hanoi, 5 Februari 2014
(sumber: margatekno.com oleh @Fiqihismawan)
Dalam kondisi seperti ini, Nguyen masih mengerjakan pembaruan untuk Flappy Bird. Ia mengajukan pembaruan Flappy Bird kepada Apple pada 3 Februari, lalu disetujui pada 8 Februari. Pembaruan gratis ini membuat Flappy Bird menjadi lebih mudah.
Ada pengguna yang tidak puas dengan langkah Nguyen. Pengguna dengan akun Twitter @bigperrydog menyayangkan formula baru yang digunakan Nguyen lantaran membuat game itu jadi lebih mudah. Pengguna tersebut mengaku lebih suka versi lama, dan menjelek-jelekkan versi baru.
Pada 7 Februari 2014, ia merasa lelah dengan popularitas Flappy Bird. Dia tidak bisa mengendalikan game itu seorang diri dan menjawab sentimen negatif yang terus-menerus datang kepadanya.
Setelah mulanya menjanjikan akan menghadirkan Flappy Bird di platform Windows Phone, Nguyen akhirnya menyerah karena tidak bisa memenuhi janji. Ia berencana mencabut Flappy Bird dari App Store dan Play Store.
“Dicabutnya Game Populer Flappy Bird”
Beberapa jam setelah Nguyen merilis pembaruan Game Flappy Bird, tampaknya ia mulai membenci game tersebut. Kebencian Nguyen pada Flappy Bird terlihat pada 8 Februari 2014. “Saya bisa mengatakan, Flappy Bird adalah keberhasilan saya. Tetapi, ia juga meruntuhkan kehidupan sederhana saya. Jadi, sekarang saya membencinya,” tulis Nguyen di akun Twitter-nya.
Sekitar pukul 02.00 pagi waktu Hanoi, tanggal 9 Februari, Nguyen membuat pengumuman yang sangat mencengangkan semua kalangan terutama para pencinta nya. Ia akan mencabut Flappy Bird dari toko aplikasi App Store dan Play Store dalam waktu 22 jam ke depan.




Dong Nguyen mengumumkan akan mencabut Flappy Bird
(sumber: margatekno.com oleh @Fiqihismawan)
Para pengguna, pengembang, dan pengamat menilai pernyataan Nguyen hanya akal-akalan atau sensasi agar mendapat publisitas yang lebih heboh lagi. Namun, ternyata tidak, Nguyen benar-benar mencabut Flappy Bird dari peredaran store baik pada IOS maupun Android. Tanggal 10 Februari 2014, pada pagi hari, Flappy Bird sudah tidak bisa dicari ataupun diunduh dari App Store dan Play Store. Akun Twitter Nguyen kembali diserang beragam pertanyaan. Dia tetap diam, enggan menanggapi pertanyaan. Beragam spekulasi pun muncul. Flappy Bird disebut berpotensi terjerat masalah hukum. Media digital Forbes mencatat Game Flappy Bird memiliki beberapa kesamaan Grafis dengan Super Mario Bros buatan Nintendo. Kesamaan yang dimaksud, misalnya, bentuk pipa hijau yang sangat mirip dengan pipa serupa di Mario Bros, juga desain karakter burung serupa ikan terbang bernama “cheep-cheep” yang muncul di seri ketiga game buatan Nintendo tersebut. Latar belakang dan gaya grafis ala konsol game 8 – bit jadul seakan melengkapi kemiripan yang ada. Bahkan, suara yang muncul ketika burung melewati celah pipa juga mirip dengan suara ketika tokoh Mario Bros mendapatkan koin dalam game nitendo.
Selain itu, Flappy Bird kerap dikaitkan meniru game berjudul “Piou Piou” yang dirilis pada 2011 karena memiliki konsep serupa dari sisi cara memainkan, karakter si burung, serta blok hijau yang menjadi rintangan.




Perbandingan game Piou Piou (kiri) dengan Flappy Bird(kanan)
(sumber: margatekno.com oleh @Fiqihismawan)
Nguyen berpendapat, potensi masalah hukum bukanlah penyebab dari ditariknya Flappy Bird dari peredaran. Ketika ditanya soal dugaan pelanggaran hak cipta, Nguyen memberi jawaban lewat Twitter yang mengundang rasa penasaran. “Ah, saya tak mencuri sesuatu apa pun secara langsung. Melakukan itu adalah sebuah seni tersendiri,” ujarnya singkat.
Melalui sebuah wawancara dengan Forbes, akhirnya Nguyen mengutarakan alasan pencabutan Flappy Bird. Nguyen beralasan bahwa sebenarnya game ini dibuat untuk kegiatan bersantai para pemainnya. Nguyen tidak bermaksud membuat Flappy Bird menjadi permainan yang adiktif dengan kata lain Nguyen tidak ingin pemain Game Flappy Bird menjadi candu . Nah, pada saat tujuannya melenceng, Nguyen memutuskan untuk menarik Flappy Bird.
“Flappy Bird didesain untuk dimainkan selama beberapa menit pada saat Anda sedang berelaksasi dan bersantai. Namun, game ini akhirnya menjadi produk adiktif yang berbahaya. Saya rasa hal tersebut telah menjadi masalah. Untuk menyelesaikan masalah itu, hal terbaik adalah dengan saya menarik Flappy Bird. Game ini telah hilang selamanya.” Pemuda asal Vietnam itu juga menjelaskan bahwa rasa bersalah membuat banyak pengguna ketagihan pada game tersebut, membuatnya mantap mengambil keputusan. Popularitas game ini juga merusak “hidup saya yang sederhana”.
“Saya tidak merasa ini (keputusan penarikan) sebagai suatu kesalahan. Saya telah memikirkannya matang-matang,” ungkap Nguyen. Nguyen mengatakan bahwa ia tidak menjual Flappy Bird, tetapi ia akan terus membuat game. Setelah itu, bermunculanlah game serupa Flappy Bird di App Store dan Play Store yang besar kemungkinan mereka semua akan gagal anda akan tau alasannya kenapa mereka gagal.
Flappy Bird adalah contoh sempurna popularitas yang diraih dengan cara alami. Berkat pemberitaan di media sosial dan media massa, pembicaraan dari mulut ke mulut, Flappy Bird telah menjadi fenomena global yang membumbung tinggi karena diunduh setidaknya sebanyak 50 juta kali, dan di Twitter, terdapat setidaknya 16 juta pembicaraan mengenai Flappy Bird.
“Harapan Besar Kami History ini menjadi sebuah Pelajaran buat kita semua bahwa Popularitas itu adalah bukan segalanya, Dong Nguyen Melakukan hal yang terbaik ketika ia membuat sesuatu hal yang melenceng dari tujuan semula maka lebih baik ia mengambil keputusan yang terbaik menurutnya”.

- See more at: http://margatekno.com/blog/2014/02/15/history-game-fenomenal-flappy-bird/#sthash.FfXFaqpJ.dpuf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar